Feeds:
Tulisan
Komentar

TIDAK seperti biasanya Putri bangun pagi sekali. Begitu bangun ia langsung mandi, tapi tidak segera mengenakan seragamnya melainkan minta bantuan ibu agar dipakaikan kain dan kebaya.

“Lho! Kok malah pakai kebaya, emangnya ada apa?” tanya ibu putri. “Kan sekarang di sekolah ada perayaan Hari Kartini Bu, Putri diharuskan mengenakan pakaian nasional,” timpal Putri cepat.

“Oh begitu, untung kamu bangun pagi sekali sehingga Ibu bisa mendandani kamu sebelum pergi ke kantor. Kamu sih tidak bilang-bilang kalau hari ini harus pakai kebaya,” kata ibu Putri seraya melilitkan kain panjang di tubuh Putri.

Ya.., hampir semua murid sekolah mengetahui apa arti tanggal 21 April. Tanggal ini selalu diperingati bangsa Indonesia sebagai hari besar nasional, karena pada tanggal tersebut (21 April 1879) lahir seorang perempuan yang kemudian dikenal sebagai pejuang hak dan derajat bagi kaumnya. Siapa dia? Tidak salah lagi, Ibu Raden Ajeng Kartini.

Untuk memperingati kelahirannya, biasanya murid-murid sekolah, khususnya yang perempuan, diharuskan mengenakan busana daerah. Berbagai perlombaan pun digelar dan yang dilombakan umumnya seputar kegiatan yang biasa dilakukan wanita, seperti memasak, merangkai bunga atau cara berbusana.

Sebenarnya sih tidak ada hubungan antara jenis pakaian serta perlombaan yang bersifat kewanitaan, dengan hak-hak wanita yang diperjuangkan Ibu Kartini. Tetapi dengan berbusana daerah, paling tidak kita bisa mengenang sosok Ibu Kartini adalah wanita yang anggun tetapi memiliki semangat juang tinggi.

Di antara teman-teman mungkin banyak yang heran dan bertanya-tanya mengapa sih masalah perempuan selalu lebih ditonjolkan ketimbang pria? Lihat saja ada Hari Kartini dan Hari Ibu, tapitidak ada Hari Bapak. Selanjutnya di TNI dan kepolisian, wanitanya selalu disebutkan. Misalnya ada Kowad (korps Wanita Angkatan Darat), Kowal (Korps Wanita Angkatan Laut), Wara (Wanita Angkatan Udara) dan Polwan (Polisi Wanita). Tetapi untuk anggota TNI dan polisi pria tidak disebut pria angkatan darat, pria angkatan laut atau pria angkatan udara dan polisi pria.

Kita akan memaklumi hal itu jika mengetahui sejarah perjuangan kaum perempuan dalam rangka menyamakan hak dan derajtnya dengan pria.

Ibu Kartini-lah yang pertama kali berani menentang tradisi masyarakat saat itu yang tidak mengijinkan wanita bersekolah, apalagi ke jenjang pendidikan tinggi. Masyarakat menganggap wanita tidak perlu sekolah karena nantinya toh mereka akan ke dapur juga.

Tetapi Ibu Kartini tidak bisa menerima hal itu. Ia menyadari pentingnya pengetahuan dan wawasan bagi seorang perempuan. Bukankah yang melahirkan dan mendidik anak-anak, adalah seorang ibu. Apa jadinya jika seorang ibu tidak mempunyai wawasan? Tetunya akan melahirkan generasi yang bodoh. Sehingga perempuan haruslah pintar dan berwawasan. Untuk memiliki pengetahuan yang cukup maka perempuan harus mempunyai kedudukan dan hak yang sama dengan pria. “Bukankah perempuan itu adalah manusia juga?” tulis Kartini dalam suratnya yang ditujukan kepada sahabatnya, Ny. Abendanon. Surat-suratnya itu dikumpulkan dan dibukukan serta diberi Nama “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Kartini memang sedikit lebih beruntung di banding perempuan-perempuan lainnya. Sebagai keturunan ningrat, Kartini sempat bersekolah dan berteman dengan anak-anak Belanda meski hanya sampai sekolah rendah (SD). Di usianya yang ke 12 tahun, seperti perempuan-perempuan Jawa lainnya di masa itu, Kartini harus berhenti sekolah dan dipingit. Padahal semangat Kartini untuk terus bersekolah sangat tinggi. Ia amat sedih harus meninggakan bangku sekolah dan menjalani hari-hari yang membosankan di rumahnya yang luas.

Kendati ayahnya, Raden M.A.A. Sosroningrat sangat sayang kepada Kartini tetapi ia tak kuasa menentang tradisi dan menikahkan Kartini di usia relatif muda.

Padamkah Cita-cita Kartini? Ternyata tidak. Setelah menikah dengan Bupati Rembang R.A. Djojo Adiningrat yang usianya jauh lebih tua, Kartini membuka sekolah sederhana. Dengan sarana seadanya

Ibu Kartini memberikan pengetahuan kepada murid-murid perempuannya sehingga mereka memiliki pengetahuan dan wawasan. Sayangnya usia Ibu Kartini tidaklah panjang, ia wafat pada tahun 1904 dalam usia 25 tahun. Tetapi semangatnya terus hidup dalam diri perempuan-perempuan Indonesia hingga saat ini.

Tidak salah kalau sebagai tanda penghormatan atas jasa-jasanya, tanggal kelahiran Ibu Kartini selalu kita peringati. Tetapi akan lebih berarti lagi jika kita bukan sekadar mengetahui atau merayakannya. Yang penting adalah justru meneruskan apa yang dicita-citakan ibu kita itu.

Andai saja Ibu Kartini masih hidup, ia pasti cukup puas dengan apa yang telah dicapai kaum perempuan Indonesia saat ini. Hak dan derajat perempuan sudah sama dengan kaum pria. Ruang gerak perempuan tidak lagi hanya sebatas dapur, tetapi ia bisa menuntut ilmu se tinggi-tingginya. Saat ini wanita bisa menduduki jabatan apa saja dan di bidang apapun asalkan memiliki kemampuan. Bahkan yang memimpin negara Indonesia saat ini adalah seorang wanita, Presiden Megawati Soekarno Putri.

Tetapi kalau teman-teman jeli maka akan bisa melihat bahwa kemajuan yang diraih perempuan Indonesia saat ini masih belum merata. Mereka yang maju umumnya hanya yang tinggal di daerah perkotaan. Coba kita tengok di pedesaan dan daerah-daerah terpencil, masih banyak perempuan yang memerlukan pertolongan, paling tidak dorongan semangat agar mereka mau berjuang untuk maju.

Menjadi tugas kitalah untuk memberikan motivasi kepada mereka yang masih ketinggalan. Caranya? Tentu saja sebagai pelajar, tugas kita belajar dengan baik sehingga jika kelak kita mempunyai kedudukan maka kita bisa berbuat banyak. Termasuk meratakan kemajuan di seluruh lapisan masyarakat. Setuju? (Yepa)***

Saat mendengarkan winamp dari pc gw, saya berpikir akan nampak lebih kerenz klu ada lampu led yang berkedap-kedip yang mengikuti ritme musik yang sedang berlangsung yang bisa di koneksikan dari P2 konector (jack headphone) yang ada pada pc. maka saya mencoba untuk membuat satu rangkaian sederhana untuk mewujudkan itu. caranya cukup mudah dan tidak mebutuhkan banyak biaya, cuma sedikit kreatifitas dan ketelitian anda. di bawah ini akan saya jelaskan bagaimana cara membuatnya.

Bahan-bahan yang dibutukan :

  1. 4 buah lampu led 1.5 v /1.7 v (warna terserah dengan anda)
  2. P2 plug (jack headphone)
  3. Switch on-off
  4. TIP31 komponen
  5. Kotak buat lampu led (Seuaikan dengan kreatifitas anda)
  6. Solder dan kawat soldernya
  7. kable

Rakit komponen tadi mengikuti skema dibawah ini :

TIP31 di butuhkan supaya lampu led tersebut berkedip mengikuti ritme musik yang ada, komponent ini dapat di cari di toko komponent electrik.

setting bok buat menempatkan lampu-lampu tadi yang sudah di rangkai sesuai dengan skema diatas tadi kedalam box yang sudah disediakan agar lebih rapi (box tersebut dapat anda sesuaikan dengan kemauan anda). contoh seperti di bawah ini :

setelah selesai silakan pasang pada komputer anda.. dan selamar menikmati kedipan lampu2 led yang mengikuti ritme musik seperti waktu lagi dugem hehehehe..

Casing super cooller

casing super cooller
Bagi Anda pecinta overclocker, jangan kuatir kalau-kalau komputer Anda overheat. Dengan casing ini komputer Anda dijamin tidak akan overheating. Casing ini dilengkapi dengan 66 fan yang akan membuang udara panas di dalam casing Anda. hasilnya komputer Anda akan selalu terasa dingin dan bekerja optimal )

TABLE MANNER

Pernahkah terbayang di pikiran kalian, kalau cinta anda pada akhirnya harus di tetukan di meja makan, keputusan di terima atau tidaknya anda menjadi anggota keluarga atau dengan kate laen menantu. “Waduh” itu kata pertama yang keluar dari mulut saya, karena basicly nya gw memang dari keluargga kampung, jadi yang namanya table manner itu sangat awan terdengar di telinga, apa lagi gw berasal dari sumatera yang dasarnya cukup banyak kebiasaan2 di meja makan yang sangat bertentangan dengan budaya tersebut.

Tapi karena saya tidak mau cuma gara-gara urusan table manner aja, cinta gw harus berakhir. jadi selama seminggu terakhir gw sibuk bolak-balik browsing untuk cari referensi mengenai table manner itu apa? bagaimana? setelah dapet beberapa referensi akhirnya gw baru menyadari teryata begitu besarnya pengaruhnya dan manfaat yang akan kita rasakan klu kita bisa melakukan table manner tersebut dengan benar, apa lagi untuk urusan bisnis dan pergaulan.

Teryata kalau mau di pelajari secara mendetail yang namanya table manner atau tata krama di meja makan itu banyak banget aturan dasarnya, dan berbeda-beda tergantung dari acara yang akan kita ikuti. untuk acara informal seperti menjamu rekan, keluarga di rumah akan jauh berbeda ketika kita mendapat undangan dinner dari kantor atau rekan bisnis, atau ketika kita mengikuti acara pesta jamuan makan malam di suatu tempat, banyak hal dasar yang kadang kita tidak ketahui. untuk pembahasan tersebut akan saya paparkan di lain waktu, sekarang gw hanya mau sharing sedikit mengenai table manner yang umum saja.

Sopan Santun di Meja Makan

Apabila ada roti yang dihidangkan, maka:
- Ambilah sebungkus mentega yang tersedia di dalam butter bowl di hadapan anda. Lalu buka bungkusnya dan letakkan di atas piring di sebelah kiri anda.
- Peganglah roti dengan tangan dan potong serta oleskan mentega dengan pisau mentega (butter knife). Makanlah roti tersebut dengan mempergunakan tangan (bukan pisau atau garpu).
- Roti hanya dipotong saat hendak di makan saja, hindari -karena kurang etis- memotong roti tersebut menjadi kecil-kecil kemudian diletakkan kembali di piring roti, diolesi mentega satu per satu baru di makan.
- Roti dapat dimakan baik sebelum hidangan disajikan maupun selama proses makan sedang berlangsung.

Menggunakan peralatan saat menikmati Appetizer
- Cara memegang sendok (tea spoon) dan garpu (oyster fork) seperti memegang pulpen untuk menulis.
- Makanan ditusuk menggunakan garpu dengan tangan kanan, kemudian masukkan ke mulut anda dalam posisi telentang.
- Makanan yang kental – cair disendok dengan tea spoon dan dimasukkan ke mulut. Apabila hidangannya terlalu cair maka penyendokannya dilakukan ke arah luar untuk menghindari jika terjadi tumpahan makanan tersebut tidak akan mengenai pakaian anda.
- Apabila anda telah selesai menikmati Appetizer, letakkan garpu dan sendok di atas piring tatakan dalam posisi telentang sejajar dengan tepi meja makan atau di tepi kanan dengan posisi seakan tegak lurus dengan tepi meja makan.

Menggunakan peralatan saat menikmati Soup
- Cara memegang sendok soup seperti memegang pulpen pada waktu menulis.
- Cara menyendok soup adalah ke arah luar untuk menghindari percikan atau tumpahannya mengotori pakaian anda. Kemudian masukkan perlahan-lahan sendok soup ke mulut anda dari arah samping kiri sendok, bukan dari arah depan.
- Apabila soup yang dihidangkan masih terlalu panas sabarlah menunggu sebentar. Jangan meniup-niup soup tadi di hadapan para tamu karena sikap tersebut kurang etis.
- Setelah selesai menikmati soup, sendok diletakkan di sebelah kanan piring tatakan mangkok soup dengan posisi tegak lurus dengan tepi meja makan atau di atas piring tadi pada bagian bawah sejajar dengan tepi meja makan dengan tangkai sendok berada di sebelah kanan.

Menikmati Hidangan Utama (Main Course)
- Pada waktu akan menikmati main course, posisi duduk harus tetap tegak, kedua siku tangan dirapatkan ke tubuh agar tidak mengganggu tamu di kiri kanan anda.
- Selama menunggu makanan yang belum tersaji secara lengkap ke dua tangan sebaiknya tidak bertumpu atau dilipat di atas meja makan.
- Tunggulah sejenak, jangan memulai makan sebelum tamu lainnya yang duduk semeja dengan anda mendapatkan hidangannya juga.
- Tunjukkan sikap bahwa anda menyenangi hidangan yang disajikan di hadapan anda, namun jangan juga tampak terlalu bersemangat menyantapnya.
- Mulailah memotong makanan yang paling dekat dengan tubuh anda. Jangan sekali-kali memotong makanan mulai dari yang paling jauh karena tidak etis, seakan khawatir makanan tersebut akan diminta oleh orang yang ada di hadapan kita.
- Apabila hidangan utama yang disajikan tidak anda sukai atau anda pantangi, waktu dihidangkan jangan menolaknya, namun anda juga tidak dipaksa untuk menyantapnya. Di waktu tamu lain menikmati makanan tersebut, anda potong kecil-kecil hidangan tadi seakan hidangan tersebut anda nikmati kemudian kumpulkan lagi di tengah-tengah piring makan.
- Apabila setelah selesai makan di piring anda masih tersisa makanan, kumpulkanlah sisa-sisa makanan tersebut dengan pisau dan garpu di tengah-tengah piring anda. Karena tidak etis, jangan mengaduk-aduk sisa makanan tersebut.
- Apabila anda belum selesai makan dan bermaksud hendak minum, bersihkanlah terlebih dahulu bibir anda dengan guest napkin (serbet) agar gelas tidak terkena minyak atau sisa makanan yang menempel di bibir anda.
- Setelah selesai menikmati semua hidangan main course, letakkan pisau dan garpu (cutlery) sesuai dengan tata cara yang telah disampaikan sebelumnya.

Menggunakan peralatan saat menikmati Dessert
- Cara memegang dessert spoon untuk menyantap hidangan yang berjenis krim adalah seperti memegang pensil disaat menulis.
- Tea spoon untuk menyantap hidangan fruits, seperti fruit salad; fruit knife / fork atau dessert knife / fork untuk menyantap buah-buahan yang masih utuh cara memegangnya seperti memegang raket tennis, dengan pisau di tangan kanan dan garpu di tangan kiri. Apabila selesai menikmati dessert, letakkan peralatan tadi seperti tata cara yang disampaikan sebelumnya.

Hal-hal lain yang perlu diperhatikan:
- Pada saat anda menikmati makanan, usahakan tidak menimbulkan bunyi baik dari cutlery maupun piring makan dan waktu mengunyah makanan.
- Jangan menggunakan peralatan makan sebagai penunjuk arah.
- Apabila ada makanan yang terselip di sela-sela gigi anda, pergunakanlah tusuk gigi untuk mengeluarkannya. Jangan gunakan jari dan kuku anda.
- Jika ingin bersin, tutuplah mulut anda dengan guest napkin.
- Jika minum teh atau kopi angkatlah cangkirnya saja dan minum tanpa mengeluarkan bunyi. Sendok yang tersedia bukan untuk minum tetapi hanya untuk mengaduk.

« Newer Posts